Guru dan Karyawan MIN 7 Sragen

Terwujudnya Insan Yang Unggul Prestasi Berakhlaq Karimah dan Terampil

Gedung Utama MIN 7 Sragen

Alamat: Drugan, Trobayan, Kalijambe, Sragen

Kegiatan Intern MIN 7 Sragen dan Masyarakat

Kegiatan SWITTER Bersama Fakultas Kedokteran UMS dan Masyarakat Desa Trobayan

Kegiatan Intern MIN 7 Sragen dan Wali Siswa

Pembukaan Bazar Amal Oleh Komite Madrasah dan Pengawas Madrasah

Kegiatan Intern MIN 7 Sragen

Pembukaan Bakti Sosial dan Pengobatan Gratis Bersama SWITTER dan MIN 7 Sragen

Guru dan Karyawan MIN 7 Sragen

Gedung Utama MIN 7 Sragen

Thursday, October 1, 2026

Semarak Hari Batik Nasional, MIN 7 Sragen Tumbuhkan Cinta Budaya Sejak Dini

 



Jumat, 2 Oktober 2026, MIN 7 Sragen turut memperingati Hari Batik Nasional dengan mengenakan pakaian batik sebagai bentuk kecintaan dan penghargaan terhadap salah satu warisan budaya Indonesia. Peringatan ini diikuti oleh seluruh warga madrasah dengan penuh semangat dan antusias mulai dari siswa kelas 1 sampai kelas 6 dan seluruh guru beserta tenaga kependidikan madrasah.



Kegiatan peringatan Hari Batik Nasional diawali dengan apel pagi yang dipimpin oleh Kepala Madrasah, Ibu Murtafiah Kodriyah, S.Ag. Kegiatan peringatan Hari Batik Nasional dilaksanakan dalam suasana yang sederhana namun penuh makna di halaman madrasah. Sejak pagi, para siswa, guru, dan tenaga kependidikan MIN 7 Sragen tampak mengenakan berbagai motif batik. Keberagaman motif dan corak batik yang dikenakan semakin menambah semarak suasana madrasah. Tidak hanya apel pagi saja, kegiatan peringatan Hari Batik Nasional di MIN 7 Sragen juga ditutup dengan pawai di sekitar lingkungan madrasah.



Peringatan Hari Batik Nasional menjadi momentum bagi warga MIN 7 Sragen untuk mengenal dan menghargai batik sebagai bagian dari identitas budaya bangsa. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak untuk memahami bahwa melestarikan budaya tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran, tetapi juga dengan mengenal, mencintai, dan menggunakan produk budaya Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala MIN 7 Sragen, Murtafiah Kodriyah, S.Ag., menyampaikan bahwa peringatan Hari Batik Nasional diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta, bangga, dan syukur terhadap budaya Indonesia sejak dini. Menurutnya, batik bukan sekadar pakaian, tetapi juga memiliki nilai sejarah, seni, kreativitas, dan filosofi yang perlu dikenalkan kepada generasi muda sebagai salah satu bentuk kearifan lokal yang berwujud nyata dan diwariskan secara turun menurun.

Salah seorang siswa kelas 4 MIN 7 Sragen, Devanya Qaireen Azzahra mengaku senang dan bangga dapat mengikuti peringatan Hari Batik Nasional dengan mengenakan pakaian batik. Menurutnya, menggunakan batik membuat dirinya semakin mengenal dan bangga terhadap budaya Indonesia.



Melalui peringatan Hari Batik Nasional ini, MIN 7 Sragen berharap kecintaan terhadap batik dan budaya bangsa dapat terus tumbuh di kalangan siswa. Semangat melestarikan batik diharapkan menjadi bagian dari upaya madrasah dalam membentuk generasi yang berkarakter, mencintai budaya, serta bangga menjadi bagian dari Indonesia. (nur/ary/isna)

 





Wednesday, October 22, 2025

Hari Santri di MIN 7 Sragen: Meneladani kehidupan Rasul melalui Tadarus Al-Qur’an dan Nonton Bareng film bertema karakter

 


MIN 7 Sragen memperingati Hari Santri Nasional 2025 dengan menggelar serangkaian kegiatan yang bernafaskan Ke-Islaman dan Nasionalisme  dengan empat  agenda kegiatan yaitu  Upacara Bendera, Salat Dhuha Bersama, Tadarus Al-Qur’an, dan Nonton bareng film bertemakan penanaman karakter dan Kisah tauladan Nabi Muhamma  saw., pada Rabu (22/10). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan  MIN 7 Sragen dan BA Aisyiyah VII Drugan dengan penuh khidmat.



Kegiatan peringatan diawali dengan upacara bendera yang digelar di halaman madrasah. Para peserta hadir mengenakan busana khas santri. Pembina upacara, Azis salimi dalam amanatnya menekankan pentingnya para siswa  dalam kehidupan sehari - hari bertindak mencontoh perilaku Nabi Muhammad saw dan segala sesuatu yang dikerjakan berlandaskan nilai-nilai Islam.

“Hari Santri bukan sekadar momentum historis, tetapi juga ajakan untuk terus meneladani semangat dalam menjaga dan memupuk karakter keislaman ,” ujarnya.





Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan salat dhuha bersama, yang dipimpin oleh Tri Winarno selaku guru piket keagamaan hari itu. Kegiatan berikutnya adalah Khotmil Quran yang melibatkan seluruh warga madrasah. Para siswa dan guru membaca Al-Qur’an secara berjamaah sebagai bentuk rasa syukur dan penanaman karakter tanggung jawab atas dirinya dalam beribadah.





Acara yang ditunggu-tunggu oleh anak-anak yaitu nonton bareng. Suasana peringatan Hari Santri di MIN 7 Sragen semakin semangat dengan diputarnya dua film dengan judul  “ Kisah Teladan Belajar dari  Tetesan Air dan Kerasnya Batu dan Surat dari Ibu”. Pemutaran fim ini tidak hanya sebagai tontonan bagi siswa, tetapi juga bisa menumbuhkan karakter semangat berjuang dalam menggapai ridho Illahi dan karakter menghormati perjuangan Ibu.

Rangkaian kegiatan Hari Santri ini disambut antusias oleh seluruh siswa. Banyak dari mereka mengaku merasa bangga bisa menjadi bagian dari madrasah yang terus mengadakan kegiatan yang menyenangkan dan bermakna.




“Kegiatannya peringatan hari Santri kali ini sangat seru dan penuh makna. Selain belajar kedisiplinan, kami juga jadi lebih dekat dengan Al-Qur’an dan lebih bisa menghargai orang lain terutama ibu,” ungkap Nafisa, salah satu siswa kelas VI.

Peringatan Hari Santri 2025 di MIN 7 Sragen tidak hanya  bersifat seremonial, tetapi juga sarana untuk penanaman karakter  dan sifat religius bagi siswa. Melalui peringatan ini, MIN 7 Sragen berharap dapat terus mencetak generasi yang cerdas berkarakter, berakhlakul karimah dan mampu menjalani kehidupan di zaman Gen-Z dengan berdasarkan nilai-nilai Islami. nf

 



Monday, October 6, 2025

Sosialisasi Bahaya Merokok: Upaya Mencegah Kenakalan Remaja di MIN 7 Sragen

 




Sragen, 6 Oktober 2025 – Dalam rangka meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan, MIN 7 Sragen mengadakan kegiatan sosialisasi bahaya merokok. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik dan para guru karyawan MIN 7 Sragen.

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan setelah upacara pengibaran bendera dan menghadirkan narasumber dari Puskesmas dan koramil setempat. Serka Taufik Turmudzi perwakilan dari koramil menyampaikan materi tentang kandungan berbahaya dalam rokok dan dampak buruknya bagi kesehatan tubuh, terutama bagi paru-paru dan jantung. Narasumber juga menjelaskan bahwa merokok tidak hanya berbahaya bagi perokok aktif, tetapi juga bagi orang-orang di sekitarnya sebagai perokok pasif. Ia juga menekankan bahwa merokok merupakan salah satu bentuk kenakalan remaja yang menyimpang aturan dan norma-norma di sekolah maupun di masyarakat.



Selain kegiatan screening kesehatan dari petugas puskesmas dan pemaparan materi, acara juga diisi dengan pemutaran video edukatif tentang bahaya rokok dan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan ini dan aktif mengajukan pertanyaan seputar cara menghindari pengaruh buruk teman sebaya yang merokok.



Kepala MIN 7 Sragen, Bapak Sukat menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk menanamkan kesadaran sejak dini tentang bahaya rokok. “Kami berharap setelah sosialisasi ini, para siswa mampu menjadi pelopor hidup sehat dan berani menolak ajakan untuk merokok,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para siswa semakin memahami dampak buruk rokok dan termotivasi untuk menjaga kesehatan diri dan lingkungan dari bahaya asap rokok.(ary/nur/isna).



 






Sunday, September 28, 2025

Siswi MIN 7 Sragen Raih Juara 1 di Panahan KEJURKAB JUNIOR 2025

 





Sragen –29 September 2025, Prestasi membanggakan kembali diraih oleh salah satu siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 7 Sragen. Adelia Syafia Putri Ananta siswa kelas 6A berhasil menyabet Juara 1 setelah tampil gemilang dan mengungguli  peserta lainnya dalam ajang kejuaraan panahan KEJURKAB JUNIOR 2025 Kategori Nasional U 13 Putri tingkat Kabupaten yang digelar Minggu, 28 September 2025 di Sragen.





Siswa berprestasi tersebut mampu menunjukkan konsistensi dan ketepatan luar biasa dalam setiap sesi pertandingan. Dengan penuh percaya diri dan semangat juang tinggi, ia berhasil mengumpulkan poin tertinggi sehingga mengantarkannya menjadi juara pertama di cabang olahraga panahan. “Saya bekerja keras dan latihan dengan ketat bersama club saya pada hari sabtu untuk mempersiapkan kejuaraan ini” Ujar Adelia.

Kepala MIN 7 Sragen, Drs.Sukat, M.Pd.I menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini. “Alhamdulillah, prestasi ini merupakan hasil kerja keras, disiplin berlatih, serta dukungan dari guru, orang tua, dan teman-teman. Semoga keberhasilan ini bisa menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi,” ungkapnya.



Prestasi ini menambah daftar panjang raihan siswa MIN 7 Sragen di bidang akademik maupun non-akademik. Selain mengharumkan nama madrasah, keberhasilan tersebut juga membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan unggul di tingkat daerah.

Dengan kemenangan ini, siswa tersebut berhak melaju ke tingkat kejuaraan provinsi, sekaligus membawa harapan besar bagi keluarga besar MIN 7 Sragen untuk kembali menorehkan prestasi di kancah regional maupun nasional.



Saturday, September 27, 2025

Resmi dilantik Pramuka Garuda MIN 7 Sragen: Bukti Prestasi dan Keteladanan Anggota Pramuka




Sabtu, 29 September 2025 di Boulevard halaman Kantor Terpadu Pemda Sragen, telah dilaksanakan penganugerahan Tanda Pramuka Garuda kepada 10 anggota Pramuka perwakilan MIN 7 Sragen. Penganugerahan ini merupakan penghargaan tertinggi bagi anggota Pramuka yang berhasil memenuhi syarat kecakapan umum dan khusus serta menunjukkan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Acara dimulai dengan upacara resmi yang dipimpin oleh Ketua Kamabicab. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Pramuka Garuda adalah teladan bagi teman sebaya dan menjadi bukti nyata keberhasilan pendidikan kepramukaan. Selain itu, beliau juga berpesan agar anggota Pramuka Garuda terus menjaga sikap disiplin, semangat belajar, serta mengabdi kepada masyarakat.



Para penerima tanda Pramuka Garuda tampak bangga dan bahagia. Salah seorang penerima, Ananda Fathir Alfarizky Abdullah, mengaku bahwa pencapaiannya merupakan hasil kerja keras, semangat pantang menyerah, serta dukungan dari pembina dan orang tua.

Salah satu pembina Pramuka Garuda MIN 7 Sragen, Bapak Zubaidi Arrosyid, S.Pd.I menyampaikan dengan adanya penganugerahan ini, diharapkan semakin banyak anggota pramuka yang termotivasi untuk berprestasi, berdisiplin, dan menjadi generasi muda yang berkarakter serta siap membangun bangsa Indonesia.(ary/nur/is

na)